Festival Budaya Asmat Agats Lestarikan Tradisi Ukir dan Perahu Lesung
AGATS, LELEMUKU.COM – Festival Budaya Asmat kembali digelar di Kota Agats, Kabupaten Asmat, Provinsi Papua Selatan, untuk melestarikan tradisi ukir kayu dan atraksi perahu lesung Suku Asmat.
Festival ini merupakan acara tahunan hasil kerja sama Pemerintah Kabupaten Asmat dengan Keuskupan Agats. Tujuan utamanya memperkenalkan kebudayaan Suku Asmat kepada generasi muda dan wisatawan. Berbagai kegiatan digelar, mulai dari pameran ukiran kayu, lomba mendayung perahu lesung antar kampung, hingga pertunjukan seni tradisional.
Suku Asmat terkenal dengan seni ukirnya yang sudah mendunia. Ukiran Asmat memiliki motif alam, makhluk hidup, dan kehidupan sehari-hari. Orang Asmat menganggap ukiran sebagai bagian dari ritual religius dan penghubung dengan leluhur. Bahan baku ukiran berasal dari kayu besi dan kayu pala hutan. Salah satu karya terkenal adalah Tiang Bisj yang berukuran lebih dari tiga meter.
Bupati Asmat, Thomas Eppe Safanpo, menyatakan festival ini menjadi ajang memperkuat identitas budaya masyarakat Asmat.
"Kami berkomitmen menjaga warisan leluhur ini agar tidak punah," ujarnya.
Kota Agats sendiri memiliki keunikan karena dibangun di atas rawa dengan jalan dari papan kayu dan beton. Festival Budaya Asmat diharapkan mendorong sektor pariwisata di Kabupaten Asmat. (Evu)
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.
