Rumah Pohon Korowai Bertahan di Boven Digoel

Rumah Pohon Korowai Bertahan di Boven Digoel

TANAH MERAH, LELEMUKU.COM – Suku Korowai di Kabupaten Boven Digoel, Provinsi Papua Selatan, masih mempertahankan tradisi membangun rumah pohon di ketinggian hingga 30 meter sebagai tempat tinggal dan perlindungan.

Rumah pohon atau Luop dibangun di atas batang pohon dibantu tiang penyangga. Ketinggiannya bervariasi, mulai dari 5 hingga 30 meter. 

Rumah ini berfungsi sebagai rumah pengintai, tempat bersembunyi, dan melarikan perempuan dari marga lain untuk menghindari pertikaian. 

Suku Korowai dan Kombai merupakan suku yang masih menggunakan rumah pohon. Rumah adat lain seperti Gotad, Jew, dan Khaum dibangun dekat permukaan tanah untuk aula dan upacara adat.

Bupati Boven Digoel, Roni Omba, menyatakan pemerintah menghormati kearifan lokal suku-suku di wilayahnya.

"Rumah pohon Korowai adalah warisan budaya yang harus dijaga," ujarnya.

Saat ini, rumah pohon mulai ditinggalkan karena berkurangnya ancaman serangan. Namun, keberadaannya tetap menjadi daya tarik wisata budaya. Untuk mencapai wilayah Korowai, pengunjung dapat menggunakan pesawat kecil ke Bandar Udara Korowai Batu di Kampung Danuwage. (Evu)

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.


Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri


Artikel Terkini Lainnya